X
"UPDATE BONUS ROLLINGAN 0.7% UP TO 1%, CASHBACK 5% UNTUK PERMAINAN 88TANGKAS/TANGKASNET, CASHBACK 5% UNTUK JOKER123"
sportsbook casino online sabung ayam bola tangkas togel online

Apa yang Perlu Dilakukan Luis Suarez Untuk Menjadi Pemain Terbaik Eropa

Update Terakhir: December 4, 2013

Apa yang Perlu Dilakukan Luis Suarez Untuk Menjadi Pemain Terbaik Eropa

Apa yang Perlu Dilakukan Luis Suarez Untuk Menjadi Pemain Terbaik Eropa – Tidak mungkin untuk mengevaluasi perilaku Luis Suarez dalam sepak bola Inggris tanpa menyebutkan masalah kedisiplinan nya di Premier League. Mungkin kita telah melihat banyak pemain yang lebih sering menjadi berita utama untuk perilakunya daripada prestasinya mencetak gol, namun Suarez telah melangkah ke hal yang baru.

 Secara khusus, Suarez tidak pernah absen untuk skuad Liverpool, juga dia tidak secara teratur melakukan pelanggaran berbahaya. Insiden dia dihentikan sementara karena telah mengintimidasi ras lawan bermainnya, memaki penggemar lawan, menggigit lawan tanpa provokasi signifikan, hampir belum pernah terjadi sebelumnya dalam Liga Premier secara individual, apalagi sebagai bagian dari seri yang berkelanjutan. Suarez, untuk satu alasan atau lainnya, dia memiliki masalah perilaku yang serius.

Jika kontroversi agak membayangi bakatnya sebagai pesepakbola murni, juga agak mengaburkan perdebatan tentang dirinya dengan cara lain ketika menunjuk kelemahan Suarez, secara naluriah kita beralih ke masalah kedisiplinan, dan konsensus menunjukkan bahwa dia dinyatakan pemain sempurna.

Namun hal itu tidak sepenuhnya benar, kedisiplinan tetap menjadi kelemahan utama Suarez, tapi dia juga bisa menjadi egois dengan cara bermain sepakbola murni, sering berusaha untuk mengambil lawan sendirian daripada menunggu umpan dari rekan satu timnya, ketika dia dalam suasana hati, dia mampu menjadi sangat baik pada pertandingan itu.

Suarez adalah tipe pemain individualis brilian dan hal itu tidak perlu dipertanyakan lagi. Tidak ada pemain lain di sepak bola Inggris yang mampu memimpin timnya dengan bermain tanpa henti dan tanpa rasa takut. Tingkat kinerja Suarez merupakan salah satu faktor kunci dalam permainan The Reds. Dia terus bermain yang membuat dirinya selalu terlihat semakin menunjukkan ketajaman dalam hal serangan, dia bersikeras memburu bola dipertahanan lawan, dan dia pandai bermain untuk membentuk kerja sama dengan pemain lain seperti yang kita lihat di Liga Premier Inggris.

Dia juga sangat proaktif meskipun tanpa penguasaan bola, menutup serangan lawan dan memulai permainan dengan tekanan tinggi di lapangan. Posisi yang benar-benar penting dengan memberikan kesempatan pemain seperti Suarez berada di lini depan. Ia memberikan teladan bagi seluruh tim, dan jika dia bermain dengan kemampuan terbaiknya maka ia mampu bermain tanpa lelah untuk memenangkan penguasaan bola.

Dalam hal drama menyerang, Suarez telah hampir menjadi pemain yang sama sekali berbeda dari 18 bulan lalu sejak pertandingan pertamanya di Liga Premier. Selama periode itu, ia mempunyai permainan serba bisa yang fantastis, tapi rekor untuk mencetak gol agak mengecewakan, terutama mengingat dengan hasil 35 gol dalam 33 pertandingan selama musim Eredivisie terakhirnya bersama Ajax. Perubahan sistem di bawah Kenny Dalglish tidak membantu Suarez untuk bermain di berbagai posisi dalam berbagai formasi, dan sementara fleksibilitas merupakan aset penting bagi seorang pemain menyerang, bisa dibilang lebih dari sebelumnya di era modern, mayoritas pemain kelas atas memiliki posisi permanen.

Kadang-kadang Suarez dimainkan di belakang Andy Carroll, dan kadang-kadang sebagai striker utama. Ia tampak luar biasa berada di posisi belakang, dan Liverpool begitu menekankan pada Carroll dalam menservis-nya dengan umpan yang sesuai untuk skill nya.

 Ketika Suarez bergabung dengan Liverpool pada posisi yang sama dengan klub lamanya, dan tidak diragukan lagi ia lebih produktif jika diperankan sebagai penyerang di lini depan. Dia hanya mencetak 12 gol dalam 41 penampilan musim pertama bersama Liverpool di liga, dan selalu tampak over complicating, sering menembak setelah menggiring bola dan melewati beberapa lawan, off-balance dan disorientasi.

Perubahan peran itu terjadi pada April 2012, di Carrow Road. Suarez mencetak hat trick sangat luar biasa terdiri dari tiga gol yang menakjubkan. Pertama, Steven Gerrard memenangkan bola tinggi di pertahanan lawan, dan Suarez menyelinap untuk menyelesaikan peluang baik dengan kaki kirinya, dari sudut yang sempit. Empat menit kemudian, Suarez memenangkan bola dekat garis tengah dengan memotong bola dari lawan, dan melakukan tembakan ke arah sudut jauh gawang, sekali lagi dari sudut, tapi kali ini dengan kaki kanan.

Akhirnya, ia menyelesaikan hattrick dengan memenangkan duel di posisi tengah, dan chipping kiper dari jarak 45 meter. Itu bukan yang pertama kali bagi dia untuk mencetak hat trick, akan tetapi itu adalah pertama kalinya ia mencetak gol lebih dari sekali dalam permainan untuk Liverpool. Sejak itu, rasio kemampuannya untuk mencetak gol melonjak dari 0,29 gol per permainan, menjadi 0,81 gol.

Kebijakan Suarez dalam pertandingan itu adalah ‘menembak tepat pada pandangannya’, ia memiliki dua upaya lain sebelum menyelesaikan hat trick, dan yang tetap menjadi pendekatan untuk mencetak gol sejak saat itu. Dalam 18 bulan pertama ia mencoba sekitar empat tembakan per permainan, angka yang sekarang lebih seperti enam kali per pertandingan.

Dia melakukan tembakan off-target musim lalu di Premier League sebanyak 71 kali dan memiliki tingkat konversi terburuk kedua dari liga utama Eropa, seperti hanya 12,3 % dari tembakan. Suarez memiliki tipe pemain yang boros dalam melakukan tembakan ke gawang lawan, namun dengan begitu ia menciptakan begitu banyak peluang sendiri dengan memotong bola lawan, dan menggiring bola melewati lawan mereka dengan kecepatannya.

Dalam hal dribbling, dia juga melakukannya dengan sangat baik. Musim lalu ia berusaha untuk menggiring bola melewati lawan sebanyak 255 kali. Tempat kedua jatuh kepada Adel Taarabt, yang berhasil melakukan sebanyak 147 kali. Kurang dari setengah giringan yang dilakukan Suarez.

Tentu saja, dampak keseluruhan Suarez pada saat bermain Liverpool adalah positif dan sementara dia mencetak lebih dari satu gol per pertandingan, karena ia sejauh ini pada tahun 2013/14, akan tetap menjadi salah satu striker di Premier League yang paling ditakuti tim lawan. Tapi sangat di sesalkan, pemain berkelas seperti Suarez sering membuat tindakan kontroversial. Jika Suarez mampu mengatasi rintangan itu, dan masalah kedisiplinan, ia akan dianggap berada di antara yang terbaik di Eropa.