X
"Promo Special Casino" Bonus Rollingan 1.2% Khusus Oriental Casino Minimal TurnOver 200JT
sportsbook casino online sabung ayam bola tangkas togel online

Imej Barcelona Menderita dikarenakan Neymar – Bartomeu

Update Terakhir: August 31, 2014

Imej Barcelona Menderita dikarenakan Neymar – Bartomeu

Imej Barcelona Menderita dikarenakan Neymar – Bartomeu

Presiden klub bersikeras bahwa mereka begitu mengagumkan selama proses hukum terkait dengan kepindahan pemain yang berasal dari Brasil tersebut dan sang presiden juga mengatakan bahwa mereka akan belajar untuk menangani Luis Suarez.

Presiden Barcelona yaitu Josep Maria Bartomeu mengakui bahwa citra klub “telah menderita” menyusul kontroversi terkait dengan transfer Neymar akan tetapi sang preseiden menegaskan bahwa mereka “telah belajar banyak”.

Transfer sebesar 57,1 juta euro yang dikeluarkan untuk mendapatkan pemain asal Brasil tersebut dari Santos itu sedang diselidiki oleh jaksa setelah Jordi Cases menyatakan kekhawatiran terkait dengan pembayaran yang hilang selama negosiasi pemain tersebut.

Barca diduga gagal mendeklarasikan uang tambahan sebesar 37,9 juta euro, yang dibayarkan kepada perusahaan yang dekat dengan keluarga Neymar, dan proses pengadilan berlangsung dan sanksi pajak menyebabkan pengunduran diri mantan presiden Sandro Rosell.

The Blaugrana juga mengalami tahun memalukan di lapangan, gagal mempertahankan mahkota domestik mereka dari Atletico Madrid dan kalah juga di babak final Copa del Rey dari Real Madrid, sementara FIFA juga memberlakukan larangan transfer karena diduga menandatangani pemain yang masih begitu muda – sanksi yang saat ini masih ditangguhkan .

Bartomeu mengakui bahwa citra klub telah ternoda dalam 12 bulan terakhir namun menegaskan bahwa mereka memperlakukan diri mereka dengan lebih baik selama kontroversi.

“Kami telah belajar banyak dari tahun lalu. Banyak hal yang telah terjadi yang belum positif, namun dalam arti mereka semua menjadi pengalaman yang baik, karena telah memberitahukan apa yang akan kami lakukan di masa depan.”

“Kami tidak merasa kami sudah jatuh di lapangan. Setiap tim dapat memiliki satu musim ketika mereka tidak memenangkan trofi besar. Itulah sepakbola. Mungkin kami merasa bahwa dalam beberapa aspek di luar lapangan: masalah dengan FIFA dan juga pemain muda, serta masalah dengan Neymar. Mungkin imej kami telah menderita karena hal-hal ini. Akan tetapi kamu harus belajar ketika segala sesuatu tidak sebaik biasanya, dan kami memilikinya.”

“Ini bukan satu klub yang biasa. Kamu dapat bertanya pada salah satu dari anggota kami – dan ada hampir 160.000 dari mereka, siapa di antara mereka yang memiliki klub – apa ‘mes que un club ‘berarti bagi mereka. Mereka semua akan mengatakan sesuatu yang berbeda.”

“Artinya kami harus demokratis, transparan, bahwa kami harus menjelaskan segala sesuatu yang kami lakukan. Beberapa orang berpikir bahwa (dalam kasus Neymar) kami tidak transparan. Namun karena seorang anggota meminta kami (untuk mengungkapkan jumlah transfer), kami kemudian melakukan nya. Ini sebaliknya. Kami benar-benar transparan. Tidak ada klub yang lain di dunia yang harus melakukan itu atau akan melakukan hal itu.”

“Kami memiliki tekanan tidak hanya untuk menjadi lebih baik daripada orang lain dalam arti sepakbola, namun juga di dalam arti sosial, dalam arti ekonomi, dalam hal yang sesungguhnya dari klub. Kami juga tahu, bahwa kami harus lebih baik dan terus lebih baik lagi di setiap bidang, agar lebih efisien dan juga lebih profesional di level dewan pengurus, di bagian atas klub. Itulah apa yang sedang kami coba lakukan. “