X
"UPDATE BONUS ROLLINGAN 0.7% UP TO 1%, CASHBACK 5% UNTUK PERMAINAN 88TANGKAS/TANGKASNET, CASHBACK 5% UNTUK JOKER123"
sportsbook casino online sabung ayam bola tangkas togel online

Paris Saint Germain Sepakat Bertahan Di Parc des Princes

Update Terakhir: November 29, 2013

Paris Saint Germain Sepakat Bertahan Di Parc des Princes

Paris Saint Germain Sepakat Bertahan Di Parc des Princes – Keinginan klub ibukota Paris Saint-Germain untuk meninggalkan markas kebanggaannya sirna sudah. Mereka berhasil menjalin kesepakatan yang baru dan tetap menjadikan Parc des Princes sebagai markas andalan mereka untuk tiga dekade ke depan.

Konon kesepakatan ini sekaligus melibatkan antara pihak manajemen Paris Saint-Germain dengan pihak perwakilan kota Paris dan kedua belah pihak senang bisa tetap menjalin kerja sama yang berkesinambungan.

Ketika Qatar Sports Investments (QSI) mengambl alih saham kepemilikan klub Paris Saint-Germain pada musim panas 2011, grup tersebut dikabarkan memiliki keinginan untuk memindahkan klub tersebut keluar dari Parc des Princes, yang terletak di selatan-barat dari ibukota Prancis, ke stadion yang jauh lebih besar.

Meski demikian presiden Paris Saint-Germain, Naseer Al Khelaifi baru-baru ini mengutarakan kalau pihaknya memiliki keinginan untuk melakukan renovasi dan memperluas kapasitas tempat duduk dari 45,000 saat ini, di mana mereka sudah bermain di stadion tersebut sejak November 1973.

Dalam sebuah kesepakatan yang tertuang bersama dengan pihak dewan pengurus kota yang kebetulan turut memiliki stadion tersebut, sang jawara Ligue 1 itu mengaku siap berkomitmen untuk mendukung proses renovasi besar-besaran, yang sekaligus memiliki fasilitas modern baik untuk pihak pendukung, maupun media dan hal ini dirilis melalui situs resmi klub Paris Saint-Germain.

“Kesepakatan yang sudah mendapatkan restu dari pihak pengurus kota Paris tentu memenuhi ambisi kami dalam melakukan renovasi bangunan menjadi salah satu yang terbesar dan termegah untuk tingkat klub di Eropa dan juga memberi pemasukan yang cukup banyak bagi dewan kota dan masyarakat Paris secara menyeluruh,” ungkap CEO Paris, Jean-Claude Blanc.

“Berdasarkan program renovasi yang telah kami rancang, kami sangat senang bisa memberikan kontribusi yang cukup baik untuk pihak penyelenggara EURO 2016, yang mengizinkan Prancis dan pihak dewan kota Paris menunjukkan komitmennya kepada UEFA.”

Berdasarkan penuturan media Prancis Le Parisien melaporkan bahwa Paris Saint-Germain telah menghabiskan investasi mencapai 75 juta euro untuk proyek renovasi tersebut, di mana rencana itu akan segera rampung pada 2015 dan sekaligus melihat kapasitas bertambah menjadi 47,000 tempat duduk, sementara ruang ganti pemain menjadi lebih besar dua kali lipat.

 Dan pada tahun depan, pihak klub akan membayar kepada pihak dewan kota Paris sebesar 1.5 juta euro per tahun sebagai biaya sewa, dan nilai tersebut bertambah tiga kali lipat dari yang saat ini, sementara pihak pengurus kota Paris juga menerima presentase pendapatan klub yang dihasilkan dari stadion. Bilamana QSI memutuskan untuk memberi kesempatan kepada pihak sponsor untuk mencantumkan nama di Parc des Princes, pihak pengurus kota bakal menerima bagian dari pendapatan tersebut.

Sebagai balasannya, pihak dewan kota diharapkan bisa melancarkan proses QSI untuk menindaklanjuti proses pemekaran kapasitas stadion mencapai 60,000 tempat duduk sebelum perhelatan EURO 2016 berlangsung.