X
"UPDATE BONUS ROLLINGAN 0.7% UP TO 1%, CASHBACK 5% UNTUK PERMAINAN 88TANGKAS/TANGKASNET, CASHBACK 5% UNTUK JOKER123"
sportsbook casino online sabung ayam bola tangkas togel online

Pedro Berharap Tidak Bertemu Klub Inggris

Update Terakhir: December 14, 2013

Pedro Berharap Tidak Bertemu Klub Inggris

Pedro Berharap Tidak Bertemu Klub Inggris

Rasa khawatir mulai diungkapkan gelandang Barcelona Pedro Rodriguez. Setelah menyelesaikan persaingan babak grup Liga Champions, kini ia berharap Barcelona tidak akan berjumpa dengan salah satu dari tim Inggris di babak 16 besar, saat hasil undian diumumkan pada awal pekan nanti. Dua tim yang menjadi salah satu kendala besar bagi Pedro adalah Manchester City dan Arsenal dan ia tidak mau menghadapi kedua-duanya di babak awal, meski tetap dimainkan dalam laga kandang dan tandang. Barca sukses memuncaki klasemen teratas, setelah di pertandingan terakhir menghancurkan Celtic dengan skor 6-1 di Nou Camp, dan kini mereka berpeluang untuk menghadapi tim sekelas Arsenal, Manchester City, Bayer Leverkusen, Schalke, Galatasaray atau Zenit St Petersburg. Hal ini tentu saja membuat pemain internasional Spanyol itu menginginkan lawan yang jauh lebih ringan ketimbang dua tim Inggris itu.

“Tentu sangat baik bagi kami untuk menghindari tim sekelas Arsenal dan Manchester City,” tukas Pedro, yang mencetak gol kedua dalam pesta gol tersebut, sekaligus mengakhiri pertandingan dengan sebuah pesta besar sebelum turun minum. Sementara itu pelatih Barcelona Gerardo Martino lebih berhati-hati untuk menjawab ketika ditanyakan tim mana yang ingin dihadapi olehnya di babak 16 besar, namun ia menggarisbawahi ingin mengetahui kekuatan lawannya itu dalam dua bulan ke depan, sebagai suatu persiapan awal yang sangat baik. “Saya sama sekali tidak memiliki pilihan terhadap calon yang ingin kami hadapi nanti,” ungkap Martino. “Kami harus melihat calon lawan itu dalam 60 hari ke depan. Karena salah satu hal yang terbaik adalah mengetahui kemampuan mereka sehingga kami memiliki kesempatan untuk mempersiapkan pertandingan yang lebih baik lagi, dan kini kami ingin berkonsentrasi dalam tiga ajang sekaligus, La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions. Kami harus menunggu.”

Pertandingan pada akhir pekan kemarin sekaligus juga menunjukkan daya tarik Neymar da Silva, yang akhirnya bisa melakoni perannya dengan baik dan memanfaatkan ketidakhadiran Lionel Messi, di atas lapangan saat menorehkan tiga gol ke gawang Celtic. Martino mengungkapkan bahwa pemain berusia 21 tahun itu layak untuk menerima pujian, setelah apa yang dilakukan kepada tim dalam laga itu. “Penampilan Neymar dari hari ke hari semain membaik,” puji sang pelatih. “Ia memang membutuhkan waktu adaptasi untuk beroperasi sebagai penyerang tunggal, setelah sebelumnya hanya beroperasi di sektor sayap. Tentu ketika kepercayaan diri itu tiba, ia mulai menunjukkan tajinya. Komitmen terhadap tim, dan bagaimana hal itu bekerja, sungguh luar biasa. Ia bermain bola dengan kedua kakinya dan juga menunjukkan perjuangan yang ketat di atas lapangan.”

Pelatih berkebangsaan Argentina itu mencoba untuk memberikan keterangan kepada semua orang bahwa Neymar sudah tidak beristirahat sejak kurun waktu selama satu tahun di dunia sepakbola. “Tahun sepakbola bagi Neymar sungguh sulit, atas apa yang sudah dilakukannya bersama Santos, proses perpindahannya, kemudian menjadi dalang kesuksesan Brasil di Piala Konfederasi, meski sepenuhnya tidak mengikuti masa pra-musim, dan terbang bersama tim nasional Brasil,” lanjut Martino. Bagi dirinya, musim ini tentu bukan separuh jalan, melainkan sudah berakhir dan ia seharusnya menikmati masa istirahat. Kami berharap bisa memberikan tenggat waktu kepadanya untuk beristirahat. Saya hanya berharap setelah libur kompetisi (musim dingin) ia bisa jauh lebih baik lagi.”