X
"UPDATE BONUS ROLLINGAN 0.7% UP TO 1%, CASHBACK 5% UNTUK PERMAINAN 88TANGKAS/TANGKASNET, CASHBACK 5% UNTUK JOKER123"
sportsbook casino online sabung ayam bola tangkas togel online

Prediksi skor Leicester City vs Liverpool 3 desember 2014

Update Terakhir: December 2, 2014

Leicester City vs LiverpoolPrediksi skor Leicester City vs Liverpool 3 desember 2014 – Brendan Rodgers ingin Liverpool menggunakan kemenangan mereka di Premier League akhir pekan lalu sebagai modal untuk meraih hasil yang sama kala mereka melawan tim yang sedang kesulitan, Leicester City, tengah pekan ini.

Usai menjalani start yang sulit di awal musim, Liverpool nampaknya bakal mengakhiri November tanpa kemenangan, berkat kekalahan beruntun di tiga laga Premier League.

Kalah dari Newcastle United, Chelsea, dan Crystal Palace membuat banyak orang mulai memperbincangkan masa depan Brendan Rodgers di klub, mengingat musim lalu ia berhasil membawa Liverpool sedikit lagi meraih gelar juara liga.

Namun demikian, gol telat Glen Johnson ke gawang Stoke di Anfield hari Sabtu lalu memastikan tim meraih kemenangan 1-0 yang diraih dengan susah payah di liga domestik.

Kapten Steven Gerrard secara mengejutkan hanya duduk di bangku cadangan pada pertandingan tersebut – yang jatuh bertepatan dengan perayaan 16 tahun debutnya – dan ia bakal ingin segera dimainkan kembali, mengingat Rodgers masih dipusingkan dengan kondisi Mario Balotelli (pangkal paha), Mamadou Sakho (paha) dan Suso (pangkal paha).

Kunjungan ke King Power Stadium bisa jadi akan mengangkat posisi mereka ke zona Eropa, andai mampu menang dan Rodgers berkeras meminta timnya untuk terus mempertahankan momentum.

“Kami sedang ada dalam momentum sekarang, di mana kami harus terus mendapat hasil positif dan kami harus meningkatkan gaya permainan kami, namun kami harus bisa meraih rasa percaya diri di dalam tim ini,” jelasnya usai tim menang atas Stoke.

“Kami perlahan, di beberapa pertandingan terakhir, mulai tampil percaya diri.

“Anda tidak bisa terus memainkan sepakbola yang sempurna, momen yang sedang kami alami, kami menunjukkan karakter yang hebat pekan lalu.

“Saya amat puas dan secara umum saya merasa amat puas dengan pemain yang ada di tim ini, karena mereka semua amat luar biasa.”

Nigel Pearson dari Leicester juga mengalami periode yang sulit di bulan November, usai timnya hanya mengumpulkan satu poin dari maksimal 12, dan akhir pekan lalu mereka kalah 2-3 dari QPR, yang akhirnya membuat tim melorot ke dasar klasemen sementara.

Juara Divisi Championship musim lalu tersebut hanya mendapat dua poin semenjak mereka menang 5-3 atas Manchester United di bulan September.

Sementara Pearson melihat sisi positif dari kreativitas tim dan serangan yang mereka tunjukkan di Loftus Road, ia juga mengeluhkan lambannya lini belakang dan meminta segenap tim untuk segera memperbaiki hal tersebut.

“Kenyataannya, kami tidak memenangkan cukup banyak pertandingan saat ini dan anda mungkin bisa melihat sisi lain kami untuk beberapa saat, yang mungkin akan mengatakan hal yang persis sama,” jelasnya.

“Ini bukan bicara mengenai hal tersebut, ini semua tentang pergi ke luar sana dan melakukannya. Hanya ada konsekuensi yang kami hadapi jika kami tak segera mendapatkan hasil bagus.

“Melawan QPR, kami amat positif dan membuat banyak peluang, namun kami masih tidak mampu menang. Hal tersebut membuat kami semua frustrasi dan saya merasakan apa yang dirasakan oleh para pemain. “

Dean Hammond (betis) tidak bisa bermain untuk Leicester, sementara Matt Upson masih terus mengasah staminanya kembali, usai sebelumnya kembali bergabung dengan tim utama setelah pulih dari cedera engkel.